Ketua Umum JMSI Kunjungi Makam Perwira Rusia di Sabang

Senin, 29 Maret 2021 11:29 WIB

Share
Ketua Umum JMSI Kunjungi Makam Perwira Rusia di Sabang

SABANG, POSKOTA.CO.ID - Namanya Sergey Vasilyevich Khokhlov. Ia adalah komandan Kompi berpangkat Letnan di atas kapal perang Kekaisaran Rusia, Poltava.

Sebuah kecelakaan di Pelabuhan Sabang merenggut nyawa Letnan Khokhlov pada 27 Februari 1901. Ia dimakamkan di pekuburan Kerkhof Merbabu, Sabang.

Setelah lama terlupakan, makam Letnan Khokhlov kembali "ditemukan" pemerintah Federasi Rusia tahun 2019. Saat ditemukan, salib di makam Letnan Khokhlov telah rusak berat. Hanya tinggal bagian bawahnya.

Bulan Februari lalu, atau 120 tahun setelah kejadian naas itu, Kedutaan Rusia memasang kembali salib di makam Letnan Khokhlov yang dikirim dari St. Petersburg. Upacara kecil di pemakaman Kerkhof Merbabu dihadiri Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva dan Atase Pertahanan Rusia Sergey Zhevnovatyy.

Saat kecelakaan di akhir Februari 1901 itu terjadi, bersama rekan-rekannya Letnan Khokhlov dalam perjalanan dari Kronstadt di Pulau Kotlin, sebelah barat St. Petersburg, Rusia, menuju Port Arthur di Semenanjung Liaodong yang kini masuk Provinsi Dalian, Republik Rakyat China (RRC).

Pada masa-masa itu, akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kawasan Asia Timur tengah memanas. Kekaisan Jepang dan Kekaisaran Rusia sedang berhadap-hadapan di Semenanjung Korea dan daratan Manchuria. Rusia mengirimkan kapal-kapal perang, termasuk Poltava, untuk memperkuat pertahanan mereka di Asia Timur.

Dari Rusia, Poltava melintasi Laut Baltik, Laut Utara, lalu berbelok ke Laut Mediterania sebelum melintasi Terusan Suez dan Laut Merah, sebelum tiba di Laut Arab dan Samudera India.

Poltava singgah di Sabang untuk menambah bahan bakar berupa batubara. Saat hendak melanjutkan perjalanan ke Hongkong, penahan jangkar sebelah kanan kapal yang diproduksi tahun 1894 itu jatuh dan menghantam kepala Letnan Kholkhov.

"Kisah Letnan Khokhlov dan kapal perang Poltava adalah salah satu bukti bahwa sejak masa silam Sabang di Aceh dan Indonesia umumnya adalah titik penting dan strategis dalam konstelasi politik global," ujar Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa yang mengunjungi makam Letnan Kholkhov di Kerkhof Merbabu, Minggu siang (28/3).

Dalam kunjungan itu, Teguh didampingi Wakil Ketua Umum JMSI Rahimandani, Ketua JMSI Aceh Hendro Saky, dan Ketua JMSI Sulawesi Selatan Bakri Rewang. Kunjungan ke Sabang dilakukan satu hari setelah pengukuhan Pengurus Daerah JMSI Aceh yang dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Halaman
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar