Wow Fantastis! Duit Rp 1,8 Triliun Berputar di Pelosok Desa.Bumdes Kabupaten Bengkalis Miliki Modal Rp 542 Miliar

Senin, 17 Mei 2021 10:40 WIB

Share

BENGKALIS, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Lebaran tahun 2021 bagi umat muslim mengulang kembali peristiwa tahun 2020. Pemerintah tegas melarang mudik demi langkah mencegah berkembangnya pandemi virus Corona.

Dan lumrah saja, setiap kebijakan akan ditanggapi pro dan kontra. Yang setuju menjalani dengan sepenuh hati, yang kontra bergeming menolak tapi tak dapat bergerak kecuali menggerutu.

Setiap kebijakan apapun pasti ada hikmah disebaliknya. Berdasarkan pengamatan penulis diantara hikmah besar itu adalah berputarnya keuangan dan hidupnya ekonomi lokal disetiap wilayah. Hikmah lainnya hampir setiap orang bersemangat untuk lebih giat membuka usaha kecil menengah (UKM), serta mengolah lahan pekarangan yang selama ini terbiarkan tidur.

Gambaran geliat ekonomi akibat pandemi terasa di Kabupaten Bengkalis terutama bagi warga yang berdomisili di pulau. Bangkitnya petani dan pelaku usaha. Bumdes berkembang pesat mendatangkan keberkahan. Pasar dan pertokoan ramai karena duit tertahan dan berputar di kampung kita sendiri.

Pulau adalah bumi dan selat  penuh berkah. Sebab, ada duit berasal dari Ibukota Bengkalis. Bersumber APBD Rp 3.2 triliun belum dari sektor swasta dan perdagangan.

Hanya saja dari sektor kegiatan proyek pemerintah, susah berpihak pada kontraktor lokal. Dengan sistem lelang terbuka membuat rekanan perusahaan lokal terkesan ditinggalkan. Maka yang terjadi kemudian duit tidak berputar di Bengkalis tapi mengalir jauh kemana saja walau narasinya masih wilayah Indonesia.

Maka untuk meningkatkan ekonomi tanpa mengandalkan duit APBD, tidak ada cara lain sektor pendapatan non APBD harus digali dan dibangkitkan.  Diantaranya menggarap produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Bumi dan lautan kabupaten Bengkalis menyimpan kekayaan,  kuasa Tuhan dari sumber alam.  Maka optimis potensi lokal bakal menjadi lokomotif untuk menggerakkan roda perekonomian perdesaan.

Penulis melihat langsung setiap berkeliling kampung, kesimpulannya bukan hal yang muluk muluk, jika di masa depan perekonomian daerah bahkan nasional sejatinya bertumpu pada Prukades dan Bumdes. Setiap tahun Bumdes bergairah tebar hadiah ramai warga desa memetik buah manfaatnya.

Data Dinas PMD mencatat sampai bulan maret 2021, total perputaran uang di Unit Simpan Pinjam (USP) dan UEK se-Kabupaten Bengkalis mencapai 1.863 triliun dengan total penyertaan modal Bumdes Rp 542 miliar. Perkembangan terkini penyertaan modal mencapai Rp 631 miliar dan membukukan laba bersih di tahun 2021 Rp 3.6 miliar.

Perolehan laba Bumdes berbeda beda sesuai dengan managemen dan usaha keras perangkat pemerintah desa. Misalnya untuk Kecamatan Bengkalis dengan modal Rp 111 miliar, omset Rp 5 miliar, Kecamatan Bantan modal Rp 68 miliar, omset Rp 3.8 miliar, Kecamatan Siak Kecil modal Rp 83 miliar, omset Rp 5.5 miliar.

Halaman
Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar