Panen Raya Cabe Merah, Wabup Himbau ASN Beli Cabe Petani Lokal

Selasa, 18 Mei 2021 23:32 WIB

Share

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Wakil Bupati H. Bagus Santoso, melakukan Panen Raya Cabe Merah di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Selasa, 18 Mei 2021.

“Kami meyakini Bengkalis adalah negeri yang penuh berkah. Saat ini kita panen cabe dimana masyarakatnya menginginkan wajah desanya terbentuk dari hasil alam atau pertanian yang dikembangkan seperti ladang cabe,” ucap Wabup Bagus Santoso ketika diwawancara usai Panen Cabe Merah.

Ia juga mengapresiasi tinggi Kepala Desa Palkun, Syamsul dan petani Cabe Merah dengan luas 1 hektar lebih yang ditanam sekitar 14.000 batang cabe milik Toni yang memberdayakan masyarakat setempat.

“Kami juga akan coba memberikan jaminan kepada para petani agar tetap tekun menanam dengan pemasarannya jelas. Saya akan bicarakan dengan ibu Bupati kita agar mengarahkan para pegawai kita membeli hasil panen masyarakat kita sendiri,” sebutnya.

Wabup menjelaskan, Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bengkalis ada 47. Jumlah ASN 7 ribu, pegawai honorer 15 ribu. Ini pangsa pasar yang jelas. Jika para pegawai sadar untuk membeli hasil tani masyarakat, maka para petani akan tetap terus bergairah dalam mengembangkan pertaniannya dengan harga yang baik.

“Denga.jumlah pegawai di Kabupaten Bengkalis 30 ribuan agar Dinas Ketahanan Pangan yang menginisiasi bagaimana hasil-hasil dari kelompok tani ini seperti cabe, jagung, madu, udang bisa dipasarkan kepada pegawai,” terang Wabup.

Menurut Bagus, dengan cara ini berarti para pegawai dan seluruh masyarakat mendukung hasil pertanian masyarakatnya sendiri dan akan memberikan efek ekonomi kerakyatan yang lebih luar biasa.

“Kita akan coba rumuskan model  ini. Yang pasti mulai sekarang kita himbau bila perlu lewat surat resmi para pegawai melalui OPD agar membeli hasil-hasil lokal yang digarap oleh masyarakat kita sendiri. Dijamin kualitas lebih segar dan dan harga lebih murah,” tutupnya.

Halaman
Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar