Secara Bertahap, Pemprov Riau akan Distribusikan Vaksin Moderna untuk Masyarakat

Rabu, 18 Agustus 2021 15:53 WIB

Share
Secara Bertahap, Pemprov Riau akan Distribusikan Vaksin Moderna untuk Masyarakat
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) Riau akan mendistribusikan vaksin jenis Moderna bagi masyarakat. Hanya saja pelaksanaanya, sesuai ketersediaan dan pengiriman dari pemerintah pusat, secara bertahap.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (17/8) usai pelaksanaan upacara HUT RI Ke-76 di Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. 

Mimi Yuliani mengaku, jika vaksin Moderna untuk masyarakat tersebut, jumlahnya mencapai sebanyak 9.670 vial.

"Yang sudah diterima Riau baru sebanyak 4.500 vial, dimana tahap pertama sebanyak 2.000 vial dan tahap kedua 2.500 vial yang sebelumnya sudah dibagikan ke seluruh kabupaten kota se Riau," katanya.

Pendistribusian vaksin moderna ini jelas Mimi, tidak sama dengan vaksin jenis lainnya dan menunggu informasi dari daerah. Karena ini juga terkait keterbatasan tempat penyimpanan di daerah.

"Jadi, khusus vaksin moderna ini pendisrtibusiannya juga menunggu informasi dari daerah. Karena jika sudah didistribusikan harus segera direalisasikan," jelasnya.

Selain itu, Mimi juga mengatakan jika saat ini Riau juga kembali menerima vaksinasi dari pusat, yaitu, vaksin Sinovac sebanyak 3.680 vial, Booster 3.500 Vial dan termasuk Moderna sebanyak 2.500 vial

"Ini juga langsung dikirimkan ke seluruh kabupaten kota guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan ini juga disebar ke seluruh puskesmas yang ada di kabupaten kota," katanya.

Mimi berharap, dengan kembali lancarnya pendistribusian vaksin ini, ia berharap kebutuhan vaksinasi masyarakat di Riau segera merata dan terpenuhi dengan maksimal.

"Kita berharap kedepan tidak terkendala lagi, dan pelaksanaan vaksin di Riau segera mencapai target sesuai yang telah ditetapkan sebelumnya," tutur Mimi.

Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: MCR
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar