Menikah Lagi Tanpa Izin Istri Pertama, Seorang Pria di Surabaya Diadili

Selasa, 31 Agustus 2021 14:36 WIB

Share

RIAU.POSKOTA.CO.ID - Menikah lagi tanpa izin kepada istri pertama membuat Bambang Kusuma Jaya Bin Alm Drs. H. Marzuki diadili di PN Surabaya. Agenda pemeriksaan pada Senin (30/8/2021) adalah pemeriksaan saksi.

Dilansir dari realita.co agenda pemeriksaan adalah mendengarkan saksi yang merupakan petugas KUA Semampir Surabaya bernama Sabran dan petugas KUA Mojokerto bernama Mohammad Adib.

Dalam keterangannya saksi Sabran menjelaskan bahwa dalam berkasnya terdakwa membawa berkas dengan status perjaka.

"Status (tertulis) jejaka, pernikahan dengan Carolina tanggal 4 Februari 2019," jelas Sabran.

Petugas KUA Mojokerto bernama Mohammad Adib dikesempatan yang sama menjelaskan juga bahwa terdakwa masih berstatus suami sah dari Martha dan belum cerai. Hal itu sesuai kutipan Akta Nikah Nomor.387/50/IX/2004 tanggal 14 September 2004.

"Status masih belum cerai, masih sah," jelas Mohammad Adib.

Oleh karena itu jaksa menganggap terdakwa telah menikah lagi secara diam - diam tanpa izin dari istri sahnya. Dimana alamat semula saat menikah dengan istri pertama adalah di Kel Dahanrejo, Kec Kebonmas, Kab Gresik dan dikaruniai 3 (tiga) orang anak.

Terdakwa sendiri menikah dengan saksi Charolina secara siri yang kemudian disahkan secara negara pada 4 Februari 2019 didepan saksi Sabran selaku petugas KUA di Kec Sampir, Surabaya. Dimana saksi dalam perkawinan itu adalah Sdr Herman Supeno dan Asmari.

Dengan dasar Kutipan Akta Nikah Nomor. 0081/014/II/2019 tanggal 04 Februari 2019 inilah dilakukan tasyakuran perkawinan di rumah Charolina yang dihadiri Wakil RT 11, RW 5, Kel Sidotopo, Kec Semampir, Surabaya.

Pada 23 April 2019 inilah saksi Martha selaku istri pertama dari terdakwa melihat rekaman perkawinan Bambang Esuma dengan saksi Charolina di media sosial kemudian membawanya ke jalur hukum.

Halaman
Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: MCR
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar