Akibat Bentrok Kebun di Desa Sekijang, Masyarakat Mengadu ke LAM Riau

Kamis, 9 September 2021 14:16 WIB

Share

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Cinta Damai Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mengadu ke Lembaga Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro, Selasa (7/9/2021).

Puluhan warga yang mengaku lahan kebun kelapa sawitnya diserobot paksa oleh puluhan oknum yang didatangkan oleh Manumpak Saing sejak bulan Maret lalu itu merasa terancam untuk kembali ke rumah mereka masing-masing, pasca bentrok dengan puluhan oknum 'bayaran' kelompok Makmur Surbakti di lahan kebun masyarakat pada Jum'at siang (3/9/2021).

"Enam orang warga kami dijadikan tersangka penganiayaan dan pembakaran 1 unit mobil, saat ini mereka ditahan di Mapolres Kampar," ujar H Bardansyah Harahap.

Kedatangan anggota kelompok tani Cinta Damai yang berjumlah 48 KK tersebut meminta bantuan kepada LAM Riau atas masalah yang muncul sejak kedatangan puluhan oknum yang lebih mirip preman bayaran yang menduduki secara paksa lahan perkebunan masyarakat sejak Maret lalu.

Kehadiran masyarakat di Balai Adat LAM Riau disambut baik oleh Datuk Khairul Zainal, Datuk Tarlaili dan Datuk Hermansyah.

Dalam kesempatan tersebut, LAM Riau sebut Datuk Khairul Zainal akan membantu masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Cinta Damai untuk mendapatkan haknya kembali dengan aturan yang berlaku.

"Ke siapa lagi kami mengadu di Republik ini, laporan kami ke Polsek, ke Polres tak ada yang diproses, giliran pihak sana yang melapor, tanpa menunggu terbitnya matahari, warga ditangkapi seperti menangkap teroris, dengan 10 mobil aparat mendatangi, mematikan sekring, lalu rumah warga didobrak, bagaimana warga tidak trauma," ujar H Bardansyah.

Didampingi kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak SH, MH menjelaskan, embrio kasus ini berawal selembar surat keterangan yang diterbitkan oleh mantan kepala desa Sekijang, Tarmizi pada tahun 2006 yang menerangkan terhadap lahan sawit masyarakat seluas 200 hektar tersebut adalah milik sah saudara Manumpak Saing.

Halaman
Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar