Kapolda Riau: Vaksinasi Covid-19 Bukan Obat, tapi Cegah Penularan Virus Corona

Kamis, 9 September 2021 15:40 WIB

Share
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat bukan obat untuk menyembuhkan, tetapi salah satu cara untuk mencegah penularan virus Corona. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pembukaan vaksinasi dosis pertama yang ditaja oleh DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Riau di Lapangan Tenis Area gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu (8/9/2021). 

Ia menyebutkan masyarakat perlu memahami bahwa apabila sudah divaksin dan memiliki kekebalan tubuh, kemudian ada virus masuk maka dengan antibody yang telah terbentuk melalui vaksinasi virus menjadi lemah dan mati. 

"Covid-19 ini spesifik sekali berbeda dengan virus lainnya yang sudah diberi kekebalan sejak kita masih bayi, sehingga virus-virus itu sudah tidak mempan lagi karena kita sudah memiliki antibody," ujarnya. 

Sementara Covid-19 menurut Agung adalah virus jenis baru yang perlu mendapat vaksinnya yakni vaksin Covid-19. Di Indonesia, hingga hari ini vaksin Covid-19 tidak hanya diperuntukkan bagi golongan dewasa, namun anak-anak diatas 12 tahun sudah bisa mendapatkan suntikan vaksin untuk mencegah Covid-19. 

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat bisa memanfaatkan gerai vaksin atau fasilitas kesehatan dengan baik untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Namun, Kapolda juga mengingatkan agar tidak memanfaatkan situasi gerai vaksin untuk kepentingan pribadi. 

"Kita harus bersama-sama dan saya yakin pemerintah sudah berusaha dengan sangat keras agar vaksin bisa diberikan secara gratis sehingga masyarakat bisa memafaatkannya dengan baik," pungkas Kapolda.

Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: MCR
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar