Tidak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Pemerkosaan di Rohul 

Rabu, 22 Desember 2021 19:58 WIB

Share
Tidak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Pemerkosaan di Rohul 
Kombes Sunarto

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID  - Penanganan perkara dugaan pemerkosaan yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), saat ini penyidik Polres Rohul akhirnya menghentikan (SP3) kasusnya, karena tidak cukup bukti. 

Pernyataan ini, langsung disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Rabu (23/12/2021) siang.

Menurut Sunarto, dihentikannya perkara ini setelah penyidik menemukan adanya beberapa kejanggalan disela-sela pendalaman penyidikannya.

"Kejanggalan itu dikuatkan oleh temuan penyidik diantaranya tidak sesuainya lokasi kejadian serta keterangan para saksi saat pemeriksaan," tegas Sunarto.

Lebih lanjut, Sunarto menjelaskan sebelum penyidik mengambil keputusan bahwasanya perkara ini di SP3. Penyidik melakukan gelar perkara dibawah pimpinan Kabag Wasidik. 

"Hasilnya, penyidik menyatakan perkara ini di SP3, alasannya karena tidak cukup bukti-bukti yang kuat menjerat tersangkanya," sambung Sunarto.

Terkait adanya pernyataan yang disampaikan oleh pelapor sendiri, berarti menunjukkan penegasan dari bentuk tambahan dan temuan dari penyidik.

"Akhirnya pelapor menyatakan, bahwa laporan yang dibuatnya itu tidak benar," akui Sunarto.

Sementara itu, penyidik juga telah memberikan penangguhan penahanan terhadap status tersangkanya. Seiring munculnya SP3 kasus tersebut di hentikan.

"Saat ini, penyidik gelar rapat dan disikusi terkait laporan palsu dan pengakuan yang disebutkan oleh pelapor mengalami tindak kekerasan dari suaminya," pungkas Sunarto.

Halaman
Reporter: Helmi
Editor: Helmi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar