Akibat Pecah Ban, Kecelakaan Tunggal di Tol Pekanbaru - Dumai Tewaskan Seorang Sopir Minibus

Senin, 27 Desember 2021 15:43 WIB

Share
Akibat Pecah Ban, Kecelakaan Tunggal di Tol Pekanbaru - Dumai Tewaskan Seorang Sopir Minibus
Tangkapan Layar: Kecelakaan kembali terjadi di kilometer 64 ruas jalan Tol Pekanbaru -Dumai.

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Kecelakaan kembali terjadi di ruas jalan Tol Pekanbaru - Dumai (Permai). Satu orang meninggal dunia. 

Demikian dikatakan Branch Manager Tol Permai, Indrayana, Kamis (23/12/21). Menurut Indrayana lagi, satu korban meninggal dunia pada kecelakaan tunggal tersebut adalah sopir 

"Satu orang yang meninggal dunia. Sopirnya. Kecelakaan tunggal," terang Indrayana. 

Diketahui, dari petugas di lapangan kendaraan minibus jenis Innova tersebut dengan plat nomor kendaraan BB 1894 FH di KM. Ada pun kejadiaan nahas tersebut terjadi pada  pukul 12.10 WIB, Kamis, (23/12/21).

Selain terdapat korban meninggal dunia, sejumlah penumpang dari total sebelas orang luka-luka. 

Kecelakaan yang terjadi di kilometer 64 ruas tol Pekanbaru-Dumai (Permai) disebabkan pecah ban. Akibatnya, kendaraan jenis minibus merk Inova tersebut oleng. Lalu, menghantam guard rail atau pagar pembatas jalan di bahu luar jalan. 

"Dari informasi petugas kita di lapangan akibat pecah ban, lalu hilang kendali," kata Branch Manager Tol Permai, Indrayana. 

Dipaparkan Indrayana, sebelum kecelakaan tunggal, kendaraan jenis mini bus itu melintas dari GT Bathin Solapan menuju GT Pekanbaru. Sesampainya di KM 64, kendaraan mengalami pecah ban yang diduga akibat kelebihan beban muatan kendaraan.

Sehingga menyebabkan bagian belakang sebelah kanan sehingga kendaraan hilang kendali sampai menabrak guard rail atau pagar pembatas jalan di bahu luar jalan.

Dalam kecelakaan ini terdapat 1 (satu) korban meninggal dunia dengan inisial S (60 tahun), 1 korban luka berat dengan inisial ER (33 tahun) dan 9 korban mengalami luka ringan dengan inisial J (30 tahun), Y (20 tahun), D (20 tahun), A (3 tahun), WN (35 tahun), EM (55 tahun), ED (26 tahun), HN (7 tahun), dan EG (13 tahun). 

Halaman
Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: MCR
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar