Seekor Owa Ungko Betina Dievakuasi Dari Desa Kuansing 

Senin, 27 Desember 2021 13:27 WIB

Share
Owa
Owa

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, evakuasi seekor satwa dilindungi dari Desa Sungai Keranji Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, kemaren.

Satwa dilindungi itu, yakni Owa Ungko (Hylobates Agilis) berjenis kelami betina. Satwa yang diperkirakan berumur 14 tahun terlihat sehat saat dievakuasi tim.

"Satwa ini berjenis kelamin betina dengan kondisi yang sehat, lincah dan agresif. Diperkirakan Owa Ungko berumur 14 tahun," kata Plh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono, Senin (27/12/2021).

Evakuasi tersebut dilakukan berkat laporan dari masyarakat setempat ke petugas dan secara sukarela menyerahkan seekor satwa Owa Ungko. 

"Berdasarkan keterangan warga  ketika mau menyadap karet di kebunnya terdengar bunyi suara benda yang jatuh dari pepohonan karet, kemudian beliau mendekati benda jatuh dan menemukan dua bayi satwa Owa ungko (jantan dan betina) yang masih lemah," sambungnya.

Menemukan dua buah satwa tersebut, warga tersebut yang bernama Desri Aria langsung membawa kerumah untuk dirawat.

"Setelah tiga minggu dirawat, salah satu Owa jantan mati. Dan tinggal Owa betina yang masih hidup sampai sekarang. Owa betina tersebut dipelihara dibelakang rumah tepatnya diikat dekat pohon," lanjut Hartono.

Dari keterangan Desri, dirinya mengetahui bahwa satwa tersebut satwa yang dilindungi sehingga berinisiatif untuk menyerahkan ke pihak Balai Besar KSDA Riau.

"Tim kemudian memindahkan satwa dari batang pohon ke kandang evakuasi untuk dibawa ke kandang transit satwa Balai Besar KSDA Riau di Pekanbaru untuk observasi sebelum dilakukan tindakan selanjutnya," pungkas Hartono.

 

Halaman
Reporter: Helmi
Editor: Helmi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar