Masyarakat Keluhkan Stok Minyak Goreng Habis, Gubri: Kemungkinan ada yang bermain curang

Jumat, 21 Januari 2022 16:40 WIB

Share
Gubernur Riau Syamsuar saat melakukan Sidak harga minyak goreng di sejumlah supermarket di Pekanbaru beberapa hari lalu.
Gubernur Riau Syamsuar saat melakukan Sidak harga minyak goreng di sejumlah supermarket di Pekanbaru beberapa hari lalu.

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melibatkan pihak Polda Riau untuk mengawasi pendistribusian minyak goreng bersubsidi di Pekanbaru. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecurangan dalam pendistribusian minyak goreng kepada masyarakat.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima, saat ini masyarakat mulai mengeluhkan kesulitan membeli minyak goreng bersubsidi. Pasalnya stok di ritel modern tempat menjual minyak goreng tersebut habis.

"Kemungkinan ada yang bermain curang, padahal sudah diatur masyarakat hanya boleh membeli dua liter per satu orang," kata Gubri, Jumat (21/1/2022).

Karena itu, Gubri mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Riau untuk mengawasi pendistribusian minyak goreng bersubsidi tersebut. Termasuk mengawasi dan menindak oknum-oknum yang berbuat curang.

"Di Riau juga ada satgas yang mengawasi bahan pokok termasuk minyak goreng. Jadi kita lihat saja nanti," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau Taufiq OH mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu data dari pemerintah terkait berapa kuota minyak goreng bersubsidi tersebut. 

"Kemungkinan dalam waktu dekat ini kami akan data kuota minyak goreng untuk Riau. Termasuk nanti alur distribusinya kemana saja," katanya. 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar