Praktis Membuat Donat, Dosen UNRI Berbagi Pengetahuan dengan Metode Autolisis

Kamis, 17 Februari 2022 17:07 WIB

Share

PEKANBARU, RIAU.POSKOTA.CO.ID - Masyarakat tentunya familiar dengan kue donat, terbuat dari bahan-bahan yang cukup sederhana dan bisa dibuat oleh siapa saja.

Meskipun demikian, dalam pembuatan donat tidaklah mudah, terutama pada tahapan proses pengulenannya sehingga banyak orang lebih memilih membeli donat yang sudah jadi.

"Namun, tak sedikit pula yang memilih untuk membuat sendiri agar lebih yakin terkait dengan higienis dan terjaminnya kualitas bahan yang diolah. Karena itulah kami memberikan solusi metode autolisis dalam proses tahapan tersebut," kata Dosen Universitas Riau Nurfatihayati ST MT kepada media ini, Rabu (16/2/2022).

Karena itu pula, pada Jumat 11 Februari 2022 kemarin, dirinya dan beberapa Dosen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran anggota Dharma Wanita Persatuan Sub Unit Fakultas Teknik UNRI.

"Pembuatan kue donat dengan menggunakan metode autolisis ini terbukti sangat mempermudah dalam pembuat kue donat. Karena itu, dalam rangka berbagi pengetahuan kepada seluruh pihak, kami memberikan pelatihan praktis kepada seluruh lapisan masyarakat," jelasnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Sub Unit Fakultas Teknik UNRI Fivi Zulfianilsih ST MT mengatakan, kegiatan pelatihan-pelatihan praktis seperti yang dilakukan pada Jumat pekan lalu tersebut mesti banyak diselenggarakan. 

"Pelatihan pembuatan kue donat dengan metode autolisis ini tentunya sangat bermanfaat. Ibu-ibu jelas semakin bersemangat membuat makanan sehat untuk keluarga. Kegiatan ini tentunya bisa berkolaborasi dalam pelatihan-pelatihan lain untuk dapat memberdayakan para Ibu Rumah Tangga untuk lebih kreatif dan inovatif,” sebutnya.

Sementara Ketua Tim pengabdian Dra Drastinawati MSi menjelaskan, kegiatan pelatihan pembuatan kue donat dengan metode autolisis ini adalah, tepung dicampurkan dengan air dan beberapa bahan lain kemudian dilanjutkan dengan mendiamkan adonan dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk gluten. 

Proses ini dapat membuat adonan donat menjadi kalis dengan sendirinya tanpa perlu adanya intervensi proses pengulenan yang membutuhkan banyak tenaga atau energi.

"Selain itu, para peserta diberikan edukasi mengenai bahan aditif berbahaya yang biasa digunakan dalam proses pembuatan kue atau roti, serta pengenalan alternatif penggantinya. Dengan memberikan edukasi tentang metode autolisis kepada masyarakat, tentunya hal ini akan dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan produktivitas. Apalagi dengan metode autolisi yang kami perkenalkan, bisa memberikan semangat bagi masyarakat dalam meningkatkan produktifitasnya ditengah pandemi saat ini," jelas dosen Fakultas Teknik. 

Reporter: Husnul Qotimah
Editor: Husnul Qotimah
Sumber: MCR
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar