Kolaborasi WI dan Dompet Dhuafa Riau Kembangkan Program Pengelolaan Lahan Gambut di Siak  

Senin, 28 Maret 2022 21:02 WIB

Share
Poto Bersama WI dan Dompet Dhuafa Riau
Poto Bersama WI dan Dompet Dhuafa Riau

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID - Lahan gambut di Provinsi Riau sebesar 3,89 Juta Ha merupakan lahan gambut terluas di Pulau Sumatera. Pemanfaatan lahan gambut tersebut oleh masyarakat baik sebagai lahan pertanian maupun perkebunan harus mempertimbangkan kelestariannya sehingga tidak terjadi kerusakan lingkungan. 

Winrock Internasional (WI), sebagai lembaga pegiat lingkungan, telah memfasilitasi berbagai kegiatan dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lahan gambut sebagai bagian dari usaha restorasi dan konservasi secara berkelanjutan. 

Hal ini juga sekaligus untuk meningkatkan kualitas penghidupan masyarakat melalui pengembangan komoditas alternatif ekonomi lokal lahan gambut yang ramah lingkungan dengan pendekatan Paludikultur. 
 
Winrock International bekerjasama dengan Karya Masyarajat Mandiri  (KMM) pada tahun 2021 melakukan riset terkait peluang pengembangan nanas sebagai komoditas pertanian yang menunjang sistem budidaya Paludikultur yang berkelanjutan di lahan gambut. 

Riset dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sungai Apit, Kabupatan Siak, Riau pada bulan Mei-Oktober 2021. Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa komoditas nanas potensial mendukung sistem pertanian paludikultur ramah gambut dan juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat. 

Saat ini Nanas telah banyak di budidayakan sebagai tanaman sela oleh para petani dan dapat tumbuh berkembang baik di lahan gambut. 

Luasan lahan pertanian Kecamatan Sungai Apit yang telah ditanami nanas diperkirakan sebesar 350 ha dengan jumlah produksi nanas sekitar 7000 ton/tahun. 

Adanya potensi Lahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Kecamatan Sungai Apit seluas 2.000 ha lahan gambut bagi masyarakat apabila dikembangkan sebagian untuk komoditas nanas, dapat menambah jumlah produksi hingga mencapai 36.000 ton/tahun.

Hal ini cukup besar dan sangat potensial untuk selanjutnya dikembangkan dalam skema industri pengolahan nanas. 
    
Untuk memperkuat program restorasi lahan gambut, Winrock International menggandeng Dompet Dhuafa (DD) Riau untuk melakukan kolaborasi dalam program pengembangan pertanian nanas di Lahan Gambut khususnya terkait pemanfaatan limbah dan pemasaran hasil industri nanas. 

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang selama ini berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa. Proses penyerahan dukungan program pertanian nanas di lahan gambut secara berkelanjutan dari Dompet Dhuafa Riau ke pihak Winrock International yang dituangkan dalam dokumen nota kesepahaman (Letter of Intens/LoI) dilakukan pada tanggal 24  Maret 2022 bertempat di Graha Zakat Dompet Dhuafa Riau. 

Ketua Riset Pengembangan Pasar Nanas dari WI mengutarakan bahwa Kolaborasi Winrock International dan Dompet Dhuafa Riau menjadi sangat penting untuk keberhasilan program ini. 

Halaman
Reporter: Helmi
Editor: Helmi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar