Kapolda Riau Irjen Iqbal Resmi Menyandang Gelar Datuk Wira Lela Setia Negeri

Sabtu, 18 Juni 2022 01:52 WIB

Share
Kapolda Riau Irjen Iqbal Resmi Menyandang Gelar Datuk Wira Lela Setia Negeri
Irjen Iqbal dan Istri

Ia mengungkapkan, Kota Dumai tak ubahnya sebagai kampung halamannya. Dikarenakan, pada tahun 2003, Irjen Iqbal pernah bertugas di Kota Dumai. Waktu itu ia adalah Wakapolres.

Diterangkannya, sosok Iqbal muda, ketika itu bergaul dengan siapa saja, semua elemen masyarakat.

Ia tak menyangka, saat sekarang menjadi Kapolda Riau, LAMR Kota Dumai menganugerahkan gelar kehormatan adat.

Menurut mantan Kapolda NTB ini, gelar adat yang diterimanya sekaligus merupakan amanah. Ia pun berkomitmen untuk menjaga itu.

"Saya harus menjaga itu, menjaga gelar, menjaga kearifan lokal adat istiadat, dan juga menjaga semangat agar saya melakukan tugas-tugas kepolisian, memelihara keamanan, memelihara ketertiban masyarakat, sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat," sebut Kapolda.

"Juga (menerapkan) penegakan hukum yang berkeadilan secara maksimal, pantang menyerah. Itu adalah esensi yang bisa saya tangkap. Sekali lagi saya bahagia, haru dan bangga atas penganugerahan gelar adat ini," imbuhnya.

Ketua DPH LAMR Kota Dumai, Datuk Seri Syarudin Husin menuturkan, sesuai alur sudah, maka pihaknya menilai telah patut Kapolda Riau mendapatkan gelar datuk, karena bersifat amanah, teguh pendirian dan terpercaya.

"Tuan Irjen Moh Iqbal layak mendapatkan gelar datuk ini karena sifat beliau yang amanah, teguh pendirian, dan terpercaya. Setia amanah mengandung arti orang setia yang memegang sumpah setia untuk menaati nilai-nilai adat," ujarnya.

"Kami juga menerima masukan dari tokoh adat Dumai bahwa beliau dulu saat menjabat sebagai Wakapolres Dumai, telah menjalin silahturahmi yang baik kepada kami lembaga adat," lanjutnya.

Datuk Seri Syarudin mengatakan, kegiatan penabalan adat ini merupakan bentuk dari masyarakat Kota Dumai yang mencintai dan menghargai sosok Irjen Iqbal sebagai Kapolda Riau.

Halaman
Reporter: Helmi
Editor: Helmi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar