Kasus Iwan Sarjono Korban Dugaan Pengeroyokan Kini Ditangani Polisi

Minggu, 26 Juni 2022 22:36 WIB

Share
Kasus Iwan Sarjono Korban Dugaan Pengeroyokan Kini Ditangani Polisi
Ilustrasi

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID - Iwan Sarjono Siahaan, kembali membuat laporan kepihak Polsek Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, Riau, dugaan penganiayaan di Barak kebun sawit milik menaek Siahaan, Dusun IV Desa Kusuma Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. 

Laporan korban tertuang dalam STTLP/24/VI/2022/SPKT Polsek Pangkalan Kuras tentang pidana undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170. 

Sementara yang dilaporkan Alex Situmorang Siregar, Kateni, Parningotan Siregar, Fernando sesuai dalam Laporan Polisi (LP)/B/24/VI/2022/SPKT/Polsek Pangkalan Kuras, Minggu (12/6/2022).

"Kejadian pada hari minggu tanggal 12 juni 2022, siang, saya mau mengecek kebun orang tua (Manaek Siahaan) termasuk saya salah satu ahli waris beliau Iwan Sarjono Siahaan," ungkapnya. 

Sementara itu, setiba dilokasi ketemu salah satu karyawan Parningotan Siregar atau orang suruhannya dan rekan lainnya. Korban pertanyakan kunci mobil. 

"Dimana mobil itu diduga salah satu bukti pencurian yang mengangkut buah sawit Manaek Siahan, lalu dijawabnya kami tidak tau," sebutnya. 

Selang beberapa sesaat, sekelompok dari rombongan anggota suruhan Parningotan Siregar langsung mengeroyok korban hingga mengakibatkan korban mengalami luka gores ditangan dan pahanya.

Sementara itu, imbasnya sekolompok oknum melapiaskan dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil milik korban, saat terjadinya langsung disaksikan warga setempat atau ninik mamak.

"Setelah terjadinya peristiwa itu, saya langsung membuat keterangan hasil visum dari pemeriksaan tim medis serta menjadi barang bukti bagi pihak kepolisian," timpalnya.

"Harapan saya semoga pihak penegak hukum wilayah Polres Pelalawan dan jajarannya bisa mengusut sampai tuntas terkait masalah ini Pasal 170 (Pengeroyokan) dan segera menangkap pelaku, sesuai SOP aturan hukum yang berlaku di negara kita Republik Indonesia ini," imbuh Sarjono.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar