Diduga Tak Tepat Sasaran, Dua Dewan Soroti Penggunaan Anggaran di BPBD Bintan

Kamis, 25 Agustus 2022 21:51 WIB

Share
Ilustrasi Uang.(Google).
Ilustrasi Uang.(Google).

BINTAN, POSKOTA.CO.ID - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan soroti anggaran tahunan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan yang diduga tidak sepenuhnya direalisasikan ke masyarakat yang terkena bencana.

"Anggaran di BPBD Bintan sangat pantastis, untuk tahun 2022 sekitar 8 M dan tahun 2023 bertambah menjadi 13M lebih. Tetapi sayangnya angka yang begitu besar tidak untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Bintan melainkan justru sebaliknya," Jelas Anggota DPRD Bintan Komisi II, Muhammad Najib yang didampingi Tarmizi.

Disamping itu, Dua Dewan yang duduk di Komisi II Anggota DPRD Bintan ini menyoroti hal tersebut, karena ironis sekali anggaran 13M lebih tersebut dialokasikan untuk masyarakat yang terkena musibah kebakaran, banjir, rumah roboh dan lainnya hanya terhitung 19 jt pertahun.

"Terkesan anggaran tersebut hanya dihabisi oleh OPD yang bersangkutan, semestinya dialokasikan anggaran untuk masyarakat Bintan yang wajar, ini bantuan yang di berikan kepada masyarakat hendaknya yang benar-benar dibutuhkan," Tegas Tarmizi.

 

 

Potret Tarmizi dengan santai nikmati secangkir kopi di salah satu kedai kopi favoritnya di Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Ia juga menambahkan bahwa berapa hari lalu bencana yang terjadi di Mantang Baru, Kabupaten Bintan dilahap sijago merah dan BPBD hanya menyerahkan bantuan sembako.

"BPBD hanya membantu sembako yang nilainya tidak seberapa, sementara untuk kebutuhan BPBD sendiri sebesar Rp 255 juta pertahun yang diketahui untuk makan dan minumnya," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut M. Najib dan Tarmizi meminta kepada Bupati Bintan untuk dapat memberikan anggaran yang lebih bagi kesejahteraan masyarakat Bintan yang terkena musibah.

Halaman
Reporter: Oppy Afio
Editor: Oppy Afio
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar