Lansia Gantung Diri di Panti Khusnul Khotimah Riau Tidak Dilaporkan ke Polisi, Ada Apa

Kamis, 1 September 2022 03:06 WIB

Share
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID - Akhirnya terkuak sudah, kabar tewasnya seorang lansia diduga gantung diri dikamarnya, Wisma Cempaka, tepatnya di Panti Jompo Husnul Khotimah, Marpoyan Pekanbaru, Riau, pada tanggal 19 Desember 2021, lalu. 

Korban diketahui bernama Lukman (60), tewasnya warga binaan itu terkesan ditutup-tutupi oleh pihak panti. Sejatinya pasca kejadian delapan bulan lalu, hingga kini pihak panti enggan melaporkan kematian korban ke pihak yang berwajib. 

Sementara itu, belum diketahui penyebab pasti tewasnya warga binaan panti jompo itu yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dengan seutas kain dikamarnya. 

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sosial Panti Jompo Husnul Khotimah, Marpoyan Pekanbaru, Nazaris. Dia mengatakan lansia itu ditemukan tewas didalam kamarnya Wisma Cempaka, dengan kondisi tergantung. 

"Memang benar, ada seorang lansia namanya Lukman disini ditemukan sudah dalam kondisi tewas diduga menggantungkan diri dengan sebuah kain, karena ada bekas luka dilehernya," ujar Nazaris saat ditemui dikantornya beberapa lalu.

Nazaris menjelaskan, peristiwa tewasnya korban diketahui terjadi pada tanggal 19 Desember 2021, lalu, sekitar pukul 17.00 Wib. Lansia itu ditemukan pertama kalinya oleh Tomi, perawat di panti. 

Terkait tidak dilaporkannya peristiwa tewasnya lansia itu kepada pihak yang berwajib, memang diakui Nazaris. Meski demikian, ia hanya melaporkan kejadian itu kepada pimpinannya, sesuai SOP-nya panti, yakni Dinas Sosial Provinsi Riau. 

"Ya, kejadiannya pada tanggal 19 Desember 2021, lalu sekitar pukul 17.00 Wib. Ditemukan pertama kali oleh perawat panti. Namun kejadian ini telah kita laporkan kepada pimpinan, Dinas Sosial Provinsi Riau, sesuai SOP-nya didalam panti, tapi ke polisi tidak," akui Nazaris.

Selain pimpinan, Nazaris mengatakan pihak masyarakat setempat, yakni RT dan RW telah mengetahui peristiwa tewasnya lansia tersebut. Karena, mereka juga bagian dari pekerja di panti.

Nazaris juga menambahkan, berdasarkan data yang diterima pihak panti, sebelumnya riwayat hidup korban ini adalah pasien yang masuk dalam kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ. 

Halaman
Reporter: Helmi
Editor: Helmi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar