Polisi Usut Kasus Korupsi Dugaan Pemalsuan Nota Belanja di Sekwan DPRD Pekanbaru 1,1 Miliar 2021

Kamis, 22 September 2022 10:41 WIB

Share
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU.RIAU.POSKOTA.CO.ID - Kasus oknum mantan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Pekanbaru, dugaan pemalsuan nota belanja senilai Rp1,1 miliar itu, yang dilaporkan oleh Forum Pemuda Peduli Masyarakat Miskin (FPPM) ke Polresta Pekanbaru, kembali bergulir. 

Sementara itu, dalam proses penyelidikannya, penyidik Polresta Pekanbaru mengalami sedikit kendala, lantaran pelapor telah meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya, usai membuat laporan ke penyidik. 

"Tentu pemeriksaan tak bisa dihentikan dan ini akan terus berjalan. Namun mungkin akan mendapatkan kendala karena pelapor telah meninggal dunia," akui Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu (21/9/2022). 

Menurut Kasat, tindaklanjut penanganan perkara tersebut tetap akan dilakukan, meskipun pelapor telah meninggal. Meski demikian, Kasat menegaskan, berbeda hal apabila terduga yang meninggal, maka proses penyelidikan tak dapat dilanjutkan.

"Saya sudah mengingatkan dan mengarahkan pihak saya atas laporan ini. Nanti akan saya cek lagi," tegas Kasat. 

Sebelumnya, FPPMM melaporkan oknum Plt Sekretaris Dewan Kota Pekanbaru ke Polresta Pekanbaru, atas dugaan penggelapan dalam jabatan dan pemalsuan nota belanja senilai Rp1,1 miliar, Kamis (15/9/2022), lalu.
 
"Kami dari FPPMM Pekanbaru melaporkan adanya dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan pemalsuan nota serta kwitansi laporan pertanggungjawaban di Sekwan Pekanbaru tahun 2021," ucap Kepala Bidang Hukum dan HAM FPPMM Pekanbaru Andre Wibowo.
 
Pihaknya menduga adanya pemalsuan nota yang dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau sehingga mengakibatkan kerugian negara hingga mencapai Rp1,1 miliar.

Adapun pemalsuan kwitansi yang mereka sangkakan ialah terkait belanja baliho, sewa tiang, sewa reklame, film, dan pemotretan di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru.

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar