Hafizha Rahmadhani Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi Kabupaten Bintan

Selasa, 27 September 2022 16:47 WIB

Share
Pengukuhan dilakukan oleh Bunda Literasi Provinsi Kepri, Ibu Hj Dewi Kumalasari Ansar serta disaksikan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando dan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad.
Pengukuhan dilakukan oleh Bunda Literasi Provinsi Kepri, Ibu Hj Dewi Kumalasari Ansar serta disaksikan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando dan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad.

BINTAN, POSKOTA.CO.ID - Sosok Istri Plt Bupati Bintan, Hafizha Rahmadhani Roby resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kabupaten Bintan. Pengukuhan dilakukan oleh Bunda Literasi Provinsi Kepri, Ibu Hj Dewi Kumalasari Ansar serta disaksikan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando dan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad.

Dalam kesempatan tersebut, Hafizha turut dikukuhkan bersama Bunda Kabupaten/Kota lainnya dalam agenda pengukuhan Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kepri di Aula Wan Sri Beni, Dompak.

Pengukuhan Bunda Literasi juga ditandai dengan pemasangan selempang bertuliskan "Bunda Literasi" serta penandatanganan SK Bunda Literasi. 

Usai pengukuhan, Hafizha menuturkan bahwa buku adalah jendela ilmu, oleh sebab itu dirinya berharap demi meningkatkan SDM emas para generasi penerus di Kabupaten Bintan, pentingnya meningkatkan minat baca baik di kalangan pelajar dan juga masyarakat.

"Tugas dan amanah sebagai bunda literasi yang diberikan tentu harus dijalankan semaksimal mungkin. Harapannya dapat meningkatkan inovasi dalam meningkatkan minat baca dikalangan pelajar dan juga masyarakat," ujarnya. Selasa, (27/09).

Dikatakannya juga bahwa Kabupaten Bintan sendiri melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bintan dalam menggalakkan minat baca dan literasi telah melakukan berbagai program.

Diketahui program yang dicanangkan seperti pustaka keliling dengan mobil pustaka yang berkeliling ke setiap sekolah-sekolah dan komunitas khususnya bagi kawasan di daratan. Lalu melalui kapal pustaka apung yang juga diperuntukkan bagi masyarakat dan sekolah di pulau-pulau dengan jadwal yang sudah diprogramkan.

"Selain itu tentu perlunya didorong agar pemerintahan kecamatan, kelurahan dan desa dapat turut ikut andil serta dalam mengembangkan perpustakaan, minat baca serta mendorong komunitas gerakan minat baca guna mengembangkan taman bacaan masyarakat di daerah kampung-kampung," tutupnya.

Reporter: Oppy Afio
Editor: Oppy Afio
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar